alexametrics

Syarifudin Reportase Jurnalistik (263 artikel)

AS dan Korsel Kembali Bahas Dana Penempatan Tentara AS
Para pejabat Korsel dan Amerika Serikat (AS) kembali berunding untuk membahas dana USD4 miliar yang perlu dibayar Seoul untuk membiayai penempatan militer AS.
China Desak AS Berhenti Lenturkan Otot di Laut China Selatan
China mendesak militer Amerika Serikat (AS) berhenti melenturkan otot di Laut China Selatan dan menghindari ketidakpastian baru di Taiwan.
Demonstran Kembali Kuasai Jembatan di Pusat Baghdad
Demonstran Irak kembali menguasai jembatan utama di Baghdad pada Sabtu (16/11) waktu lokal. Sebelumnya, aparat keamanan berhasil mengusir para demonstran.
Kebakaran Semakin Brutal di Australia Bagian Timur dan Barat
Puluhan titik api meluas di wilayah timur dan barat Australia pada Sabtu (16/11) waktu lokal. Pemadam kebakaran kewalahan menghadapi suhu yang lebih panas.
Warga Sri Lanka Berikan Suara untuk Memilih Presiden Baru
Warga Sri Lanka memenuhi tempat pemungutan suara pada Sabtu (16/11) untuk memilih presiden baru di negara yang masih memulihkan diri dari serangan teror itu.
Roket Palestina dan Rudal Israel Guncang Gencatan Senjata Gaza
Pejuang Palestina menembakkan dua roket ke wilayah selatan Israel dari Gaza pada Sabtu (16/11). Israel juga melancarkan sejumlah serangan udara di Gaza.
Sisa Jasad Korban Ethiopian Airlines Dimakamkan, Tak Semua Tahu
Sisa jasad 157 korban tewas dalam kecelakaan Ethiopian Airlines pada Maret lalu dimakamkan di lokasi musibah itu pekan ini. Tak semua keluarga tahu.
Tentara China Bantu Bersihkan Jalanan Hong Kong yang Penuh Puing
Tentara Pembebasan Rakyat China secara mengejutkan muncul di beberapa jalanan Hong Kong untuk membantu warga membersihkan puing akibat unjuk rasa.
Satu Orang Tewas dalam Unjuk Rasa Tolak Kenaikan BBM di Iran
Satu orang tewas di kota Sirjan, Iran, saat unjuk rasa menentang kebijakan pemerintah yang menjatah dan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga 50%.
China dan Swedia Perang Mulut Terkait Penahanan Penerbit Buku
China meningkatkan kecaman terhadap Swedia yang mendukung Gui Minhai, penerbit buku yang ditahan di Beijing. China menganggap Swedia intervensi.
Polisi Paris Tembakkan Gas Air Mata pada Demonstran Rompi Kuning
Kepolisian menembakkan gas air mata di Paris pada Sabtu (16/11) untuk membubarkan demonstran yang sedang memperingati satu tahun unjuk rasa rompi kuning.
Trump Desak Jepang Bayar Rp112 Triliun untuk Tentara AS
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Jepang membayar empat kali lipat lebih banyak untuk pasukan AS yang ditempatkan di sana.
Turki: Kami Beli S-400 untuk Dipakai, Bukan Hanya Dipajang
Kepala Direktorat Industri Pertahanan Turki Ismail Demir menegaskan negaranya membeli sistem pertahanan rudal S-400 untuk digunakan, tidak untuk dipajang.
Kepala Staf Angkatan Udara AS Desak Arab Bersatu Lawan Iran
Kepala Staf Angkatan Udara AS David Goldfein menekan negara-negara Arab menyatukan perbedaan dan kemampuan militer saat ketegangan dengan Iran meningkat.
China Bebaskan Profesor Jepang Saat Tokyo Bersiap Sambut Xi
Akademisi Jepang kembali ke rumah pada Jumat (15/11) setelah dibebaskan oleh China setelah beberapa pekan ditahan. Langkah ini membantu mencairkan situasi.
300.000 Lapangan Kerja Hilang Akibat Kerusuhan di Cile
Menteri Keuangan Cile Ignacio Briones memprediksi 300.000 lapangan kerja bisa hilang karena empat pekan kerusuhan di negara itu. Situasi kian memburuk.
Partai Buruh Janji Gratiskan Internet di Penjuru Inggris
Partai Buruh akan menasionalisasi provider telekomunikasi jaringan telepon British Telecom (BT) untuk menyediakan layanan internet gratis bagi seluruh rakyat.
Demonstran Menang, Cile Segera Gelar Referendum Konstitusi Baru
Parlemen Cile sepakat menggelar referendum pada April tahun depan untuk mengganti konstitusi era rezim Pinochet. Langkah ini sesuai tuntutan demonstran.
Safadi Muncul Sebagai Perdana Menteri Pilihan Tiga Partai Lebanon
Tiga partai besar di Lebanon sepakat memilih Mohammad Safadi sebagai perdana menteri (PM) selanjutnya. Pemerintahan baru diharapkan dapat mengatasi krisis.
Hakim Kamboja Tutup Investigasi pada Pemimpin Oposisi Kem Sokha
Hakim Kamboja menutup investigasi dakwaan pengkhianatan pada pemimpin oposisi Kem Sokha. Kem Sokha dapat dibawa ke pengadilan atau dakwaannya dicabut.