alexametrics

Nanang Wijayanto Reportase Jurnalistik (2.482 artikel)

Bekerja dari Rumah, Pertamina Tambah 1 Juta Gas Elpiji di Bekasi
Penambahan pasokan secara fakultatif ini berlangsung selama bulan April dengan total mencapai 1 juta lebih tabung gas melon (gas elpiji 3 kg).
Harga Batu Bara Tumbang Hadapi Corona
Banyaknya negara yang memberlakukan karantina wilayah membuat konsumsi listrik turun sehingga permintaan batu bara untuk PLTU ikut berkurang.
Bahayakan Investasi Migas, DPR Desak Pemerintah Tunda Penurunan Harga Gas
DPR mendesak pemerintah menunda rencana penurunan harga gas industri di tengah situasi merosotnya harga minyak dunia yang dikhawatirkan akan memperburuk investasi migas.
Perta Arun Gas Pasok LNG Perdana Industri Pupuk di Aceh
Perta Arun Gas mengirimkan kargo Liquefied Naturan Gas (LNG) perdana untuk memenuhi kebutuhan gas PT Pupuk Inskandar Muda (PIM) di Provinsi Aceh.
Manfaatkan Anjloknya Harga Minyak, Pertamina Tambah Impor BBM
Pertamina memanfaatkan tren penurunan harga minyak dengan menambah impor minyak mentah dan produk BBM guna menjamin ketersediaan pasokan energi nasional.
Bekerja dari Rumah, Konsumsi BBM Pertamina Turun 16%
Selama masa bekerja dari rumah terjadi penurunan konsumsi harian BBM sebesar 16% menjadi 113 juta liter dari rata rata komsumsi normal harian 134 juta liter.
Penurunan Harga BBM Segera Dibahas, DPR Akan Panggil Pemerintah
DPR dalam waktu dekat akan memanggil pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM untuk membahas penurunan harga BBM subsidi maupun non subsidi.
Tertekan Corona, Harga Patokan Minyak Indonesia Anjlok 39,5%
Pemerintah menetapkan harga acuan minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) pada Maret 2020 sebesar USD34,23 per barel atau turun 39,5%.
Bekerja dari Rumah, Beban Listrik DKI Jakarta Turun 19%
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya melaporkan  kondisi beban listrik wilayah DKI Jakarta mengalami penurunan akibat kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH).
Penjualan Listrik PLN Diprediksi Turun 1,2 Persen Tahun Ini
PLN memperkirakan penurunan penjualan listrik mencapai 0,6% sampai 1,2% tahun ini, terlebih jika pandemi corona (Covid-19) tak kunjung berakhir.
Diskon Tarif Listrik Juga Akan Menyapa Pelanggan Industri
Pemerintah saat ini sedang mengkaji pemberian keringanan tarif listrik bagi sektor industri sebagai stimulus menekan dampak ekonomi akibat pandemi covid-19.
PLN Gratiskan Tagihan Listrik, Ini Skenario Mekanismenya
Pemerintah telah menyiapkan mekanisme listrik gratis bagi pelanggan prabayar 450 volt ampere (VA) dan pemberian diskon pelanggan rumah tangga prabayar 900 VA
Anggaran Listrik Gratis Diperkirakan Capai Rp3,5 Triliun, Ini Rinciannya
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM merinci, untuk melaksanakan program keringanan tagihan listrik membutuhkan alokasi dana sebesar Rp3,5 triliun per tiga bulan.
PLN Siapkan Mekanisme Listrik Gratis bagi Pelanggan Prabayar 450 VA
PT PLN (Persero) menyiapkan mekanisme listrik gratis bagi pelanggan prabayar 450 volt ampere (VA) dan pemberian diskon pelanggan rumah tangga prabayar 900 VA.
Kebijakan Listrik Gratis Tidak Merugikan PLN
Tarif ini bersubsidi. Jadi apabila keringanan ini ada dari pemerintah maka tidak berdampak pada bisnis PLN karena pemerintah memberikan subsidi.
Dampak Covid-19, Dana Listrik Gratis Diperkirakan Capai Rp3 T
Untuk melaksanakan program keringanan tagihan listrik membutuhkan alokasi dana sebesar Rp3 triliun per tiga bulan atau Rp1 triliun per bulan.
Industri Hulu Migas Potensi Hemat Rp7,2 M dari Diskon Verifikasi TKDN
Sucofindo dan Surveyor Indonesia akan memberikan diskon sebesar minimal 5% kepada industri hulu migas dari standar yang dikeluarkan oleh Inkindo.
Sinergi dengan Citilink, Industri Hulu Migas Berpotensi Hemat Rp1,5 Miliar
Citilink memberikan potongan 20% dari basic fair atas harga tiket pesawat dan pemberian bagasi gratis 20 kg kepada calon penumpang pekerja SKK Migas dan KKKS.
Beli BBM dan Petrokimia dari Pertamina, Industri Hulu Migas Hemat Rp3,4 T
Kerja sama ini memberikan  potensi penghematan cukup signifikan, yaitu sekitar Rp3,405 triliun selama periode kontrak atau Rp682 miliar per tahun.
Tarif Listrik Pelanggan Pascabayar Tak Naik Selama Wabah Covid-19
PLN menjamin penerapan pembayaran tagihan rekening listrik pada periode April 2020 dari rata-rata pemakaian 3 bulan terakhir untuk pelanggan pascabayar tidak menimbulkan kenaikan tarif listrik.